Video yang berdurasi 19 detik ini menampilkan sebuah kejadian langka dimana seorang wanita yang berniat berfoto dengan anjingnya ternyata diserang oleh seekor belut raksasa.Untunglah wanita ini tidak dimangsa,melainkan anjingnya saja.Bagaimana kejadiannya?Simak videonya berikut ini.
Minggu, 04 Maret 2012
Penampakan Belut Raksasa yang Gede Banget! [Video]
Video yang berdurasi 19 detik ini menampilkan sebuah kejadian langka dimana seorang wanita yang berniat berfoto dengan anjingnya ternyata diserang oleh seekor belut raksasa.Untunglah wanita ini tidak dimangsa,melainkan anjingnya saja.Bagaimana kejadiannya?Simak videonya berikut ini.
Di Cina,Koin Pun Bisa Meledak?
Anda mungkin tak akan percaya jika sebuah uang koin dapat meledak, namun inilah yang terjadi di Cina, dimana seorang bocah cilik mengalami luka bakar di bagian tangan ketika koin yang dipegangnya meledak.
Menurut weirdasianews, anak laki-laki dan ibunya berada di sebuah toko lokal di Provinsi Fujian ketika insiden itu terjadi.
Sang ibu memberikan putranya itu uang koin 1 yuan, untuk digunakan pada salah satu wahana kecil di toko, kemudian ia mendengar sebuah ledakan keras.
Saat ia berbalik, wanita itu menemukan bahwa uang koin itu meledak di tangan anaknya yang berusia tiga tahun tersebut. Namun, beruntungnya sang bocah hanya menderita luka bakar ringan dalam peristiwa mengejutkan ini.
Insiden koin meledak ini sebelumnya telah pernah dilaporkan, dan biasanya melibatkan peralatan listrik.
Berbagai spekulasi telah muncul tentang kejadian aneh ini, dimana kecelakaan tersebut dihubungkan dengan masalah pada kabel listrik dan suatu kandungan pada mata uang tersebut, yang menyebabkan uang kion itu meledak.
Foto Puanas Shinta Bachir di Majalah Popular

Wanita kelahiran, 7 Februari 1986 Wonosobo, Jawa Tengah, telah membintangi beberapa film. Film pertama nya dibintangi adalah Suster Keramas. Peran sensual, tampaknya tidak lagi peduli untuk artis Shinta Bachir. Tidak ada kata tidak nyaman untuk rumah gadis Wonosobo, Jawa Tengah 24 tahun yang lalu ketika dia harus melakukan buka-bukaan. Salah satu adegan yang sering jadi perhatian dalam film Indonesia adalah film-film ini menunjukkan adegan ciuman panas. Apakah itu masih dianggap tabu oleh masyarakat kita atau itu hanya bagian dari yang paling diantisipasi. Seperti saat adegan ciuman antara Shinta Bachir denganDallas Pratama dalam film Taring. Taring film merupakan film kedua yang dibintangi Shinta Bachir. Suster Keramas adalah film sebelumnya. Dua film lainnya belum dirilis. Semuanya genre yang berbeda. "The genre film komedi terakhir, masih rahasia,"katanya.
Tubuh Menarik dan wajah cantik adalah modal utama Shinta Bachir berada di dunia hiburan. Meskipun tidak mutlak. Buktinya selain bakat akting, Shinta Bachir juga penyanyi yang akan meluncurkan albumnya segera. Untuk Shinta Bachir saja, tubuh menarik dan wajah yang menarik adalah karunia dari Allah sebagai penunjang karirnya. Karena sebagai hadiah seharusnya berterima kasih dengan cara merawat, terutama di bagian yang paling favorit.
"Saya paling suka dari semua tubuh dalam dada ke atas,"katanya ketika ditemui di Senayan City, Rabu. "Kebanyakan mengatakan atas minat saya." Dan untuk berhati-hati untuk selalu tampil sehat dan segar, Shinta Bachir sering kegiatan olahraga, terutama dengan gym. "Biarkan kenceng terus," ia tertawa. Jika obat-obatan, dara kelahiran Wonosobo, Jawa Tengah, 24 tahun yang lalu itu mengaku tidak menggunakannya, baik dalam bentuk krim atau suntik apapun pengencang. "Sebagian besar cara-cara tradisional seperti minum jamu, karena aku bukan Jawa," kata Shinta Bachir.
Sabtu, 03 Maret 2012
Teka Teki Peruntungan Lewat Wajah
Peruntungan manusia memang tidak tergantung pada kecantikan wajah, dipengaruhi juga oleh faktor kepribadian, lingkungan dan takdir Tuhan, tentu saja. Di lingkungan Cina, tanda lahir, bentuk muka, besaran indera hingga ciri-ciri tubuh lainnya memiliki faktor hoki tersendiri.
Berbeda dengan feng shui tata ruang yang biasa disebut dengan feng shui saja, feng shui buat manusia ini biasa disebut kua mia, artinya kira-kira melihat peruntungan. Tidak bisa dipercaya seratus persen, tetapi pengetahuan ini perlu kita ketahui.
Berdasarkan ciri-ciri fisiknya, peruntungan manusia bisa digolongkan menjadi tiga macam, fu gue (kaya dan mulia), fu show (bahagia dan panjang umur), dan fu giean (kaya tapi tidak mulia).
Tampang Paling Hoki = Si Muka Bulat
Ditambah hidung, kuping dan mulut lebar serta mata besar adalah mereka yang dianggap memiliki keberuntungan paling besar (fu gue). Sebaliknya jika indera di wajah sedang-sedang saja atau cenderung kecil, otomatis mengarah ada peruntungan fu show atau fu giean.
Bentuk muka mirip kotak hoki dan kadar rejekinya masih berada di bawah si muka bundar. Wajah oval atau lonjong tak terlalu menggembirakan, sedangkan wajah segitiga dianggap dekat dengan kemiskinan.
Badan Paling Hoki = Si Badan Panjang
Kua mia membagi tubuh manusia atas tiga bagian, kepala mewakili langit, badan identik dengan manusia itu sendiri, kaki diibaratakan bumi. Konon yang badannya lebih panjang dari kaki hokinya paling top, apalagi jika telapak kakinya memiliki guratan mirip naga.
Bentuk tangan manusia juga bisa dilihat peruntungannya. Hati-hati dengan teman yang warna telapak dan punggung tangannya sama persis, tidak hoki dan cenderung licik adalah sifatnya. Begitu juga mereka yang mempunyai kulit badan kasar mirip kulit jeruk.
Berbeda dengan feng shui tata ruang yang biasa disebut dengan feng shui saja, feng shui buat manusia ini biasa disebut kua mia, artinya kira-kira melihat peruntungan. Tidak bisa dipercaya seratus persen, tetapi pengetahuan ini perlu kita ketahui.
Berdasarkan ciri-ciri fisiknya, peruntungan manusia bisa digolongkan menjadi tiga macam, fu gue (kaya dan mulia), fu show (bahagia dan panjang umur), dan fu giean (kaya tapi tidak mulia).
Tampang Paling Hoki = Si Muka Bulat
Ditambah hidung, kuping dan mulut lebar serta mata besar adalah mereka yang dianggap memiliki keberuntungan paling besar (fu gue). Sebaliknya jika indera di wajah sedang-sedang saja atau cenderung kecil, otomatis mengarah ada peruntungan fu show atau fu giean.
Bentuk muka mirip kotak hoki dan kadar rejekinya masih berada di bawah si muka bundar. Wajah oval atau lonjong tak terlalu menggembirakan, sedangkan wajah segitiga dianggap dekat dengan kemiskinan.
Badan Paling Hoki = Si Badan Panjang
Kua mia membagi tubuh manusia atas tiga bagian, kepala mewakili langit, badan identik dengan manusia itu sendiri, kaki diibaratakan bumi. Konon yang badannya lebih panjang dari kaki hokinya paling top, apalagi jika telapak kakinya memiliki guratan mirip naga.
Bentuk tangan manusia juga bisa dilihat peruntungannya. Hati-hati dengan teman yang warna telapak dan punggung tangannya sama persis, tidak hoki dan cenderung licik adalah sifatnya. Begitu juga mereka yang mempunyai kulit badan kasar mirip kulit jeruk.
Kamis, 01 Maret 2012
Ketika Buah-Buahan Berusaha Menjadi Manusia
Terus terang,saya tidak tau apa judul yang cocok untuk postingan ini.Ketika melihat gambar-gambar lucu dibawah ini,sepertinya judul Ketika Buah-Buahan Berusaha Menjadi Manusia lebih cocok deh.Hmm..simak yuk gambar-gambar uniknya berikut ini..

5 Penyebab Gajimu Tidak Pernah Cukup

Gaji. Cuma 4 huruf memang. Tapi kenyataannya, yang namanya gaji selalu saja ditunggu-tunggu oleh mereka yang bekerja sebagai karyawan. Dimanapun itu.
Betul. Jika Anda - atau suami Anda - bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan, seringkali Anda selalu menunggu agar tanggal gajian itu datang - kalau bisa - sepuluh hari lebih cepat. Benar kan?
Menariknya, berapa pun gaji yang terima, seringkali kita merasa tidak pernah cukup. Besar sih besar. Itu sebabnya, kadang kita merasa kesal, kenapa sudah capek-cepek kerja sebulan, tetapi gaji tak pernah cukup. Bapak ibu, tenang. Kalau Anda bingung karena merasa gaji Anda tidak pernah cukup, maka kali ini saya akan memberitahu 5 hal kenapa gaji Anda dirasa tidak pernah cukup. Mau tahu apa saja?
1. Biaya Hidup Tinggi
Salah satu penyebabnya mungkin karena biaya hidup di kota tempat Anda tinggal memang tinggi, dibandingkan kota-kota lain. Sekali lagi, ini cuma kemungkinan saja lho.
2. Gaji Anda Terlalu Kecil
Penyebab kedua adalah gaji yang kecil. Mungkin biaya hidup di kota Anda tak terlalu tinggi, tapi berhubung gaji Anda kecil, jelas Anda merasa gaji tak cukup bukan? Memang ada yang berpendapat, berapa pun gaji Anda, asal bisa dikelola dengan baik, pasti cukup. Betul. Saya setuju, karena saya sendiri juga bilang begitu. Tapi, kalau Anda merasa telah mengelolanya dengan baik, tapi kok gaji Anda tetap saja dirasa enggak pernah cukup selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, maka bisa jadi gaji Anda memang terlalu kecil.
3. Kenaikan Gaji tak Sebanding dengan Kenaikan Biaya Hidup
Penyebab ketiga karena kenaikan gaji Anda setiap tahun tidak seimbang dengan kenaikan Biaya Hidup. Misalnya, gaji di keluarga Anda Rp 1 juta sebulan. Biaya hidup Anda sekeluarha juga Rp 1 juta sebulan. Sementara tahun depan harga-harga naik, sehingga biaya hidup misalnya Rp 1,3 juta sebulan. Semetara gaji Anda "hanya" naik 10 persen, menjadi Rp 1,1 juta. Jelas, kan, gaji Anda tidak cukup.
4. Uang Lebih Enak Dihabiskan daripada Ditabung
Jujur saja, dimana-mana, yang namanya uang lebih enak untuk dihabiskan daripada ditabung. Benar kan? Contohnya, kalau Anda dapat uang Rp 500 rb sekarang, pasti akan lebih enak kalau Anda membelanjakannya daripada disimpan. Bawa saja uang itu ke toko baju atau toko sepatu, pilih-pilih, beli deh.
Tapi, kalau ditabung, enggak enak rasanya. Kenapa? Karena Anda jadi enggak bisa belanja. Itulah kenapa yang namanya uang lebih enak dibelanjakan daripada ditabung. Nah, karena keenakan, membuat orang selalu menghabiskan uang di dompetnya.
Setiap kali Anda pegang uang, selalu habis. Akhirnya, ketika ada kebutuhan, Anda lantas berpikir: "Kok nggak cukup ya gaji saya?" Padahal, itu karena Anda sudah terlanjur keenakan menghabiskan uang, sehingga rasanya gaji Anda seperti tidak cukup. Padahal, mungkin saja gaji Anda sebetulnya cukup, tapi Anda terlalu menghambur-hamburkannya.
5. Karena Keinginan Tidak Ada Batasnya
Anda tahu tidak bedanya kebutuhan dan keinginan? Kebutuhan adalah sesuatu yang Anda beli karena memang Anda butuhkan, entah Anda ingin atau tidak. Sementara keinginan, adalah sesuatu yang Anda beli, walaupun kadang Anda tidak selalu membutuhkannya. Menariknya, kebutuhan seringkali memiliki batas. Sementara keinginan biasanya tidak memiliki batas.
Misalnya, setiap bulan, penghasilan keluarga Anda katakan saja Rp 1 juta. Biaya hidup yang betul-betul Anda butuhkan setiap bulan rata-rata adalah Rp 700 ribu (ada batasnya, ingat?). Sementara, barang-barang yang Anda beli karena Anda memang menginginkannya, rata-rata adalah Rp 300 ribu per bulan. Total Rp 1 juta. Sesuai dengan gaji Anda. Tapi, suatu kali, bisa saja keinginan Anda meningkat, dari yang biasanya Rp 300 ribu per bulan, menjadi Rp 500 ribu per bulan. Otomatis, penghasilan Anda jadi nggak cukup dong.
Menariknya, seringkali justru keinginan inilah yang membuat gaji kita terasa tidak cukup, karena yang namanya keinginan seringkali tidak ada batasnya, sementara kebutuhan, umumnya ada batasnya (dalam contoh diatas tadi, yaitu Rp 700 ribu per bulan). Nah, kalau Anda ingin gaji Anda cukup, sering-seringlah mengendalikan keinginan Anda yang biasanya tidak terbatas itu.
Bagaimana bapak ibu. Sudah jelas kan kenapa Anda selalu merasa gaji Anda tidak pernah cukup?.
Betul. Jika Anda - atau suami Anda - bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan, seringkali Anda selalu menunggu agar tanggal gajian itu datang - kalau bisa - sepuluh hari lebih cepat. Benar kan?
Menariknya, berapa pun gaji yang terima, seringkali kita merasa tidak pernah cukup. Besar sih besar. Itu sebabnya, kadang kita merasa kesal, kenapa sudah capek-cepek kerja sebulan, tetapi gaji tak pernah cukup. Bapak ibu, tenang. Kalau Anda bingung karena merasa gaji Anda tidak pernah cukup, maka kali ini saya akan memberitahu 5 hal kenapa gaji Anda dirasa tidak pernah cukup. Mau tahu apa saja?
1. Biaya Hidup Tinggi
Salah satu penyebabnya mungkin karena biaya hidup di kota tempat Anda tinggal memang tinggi, dibandingkan kota-kota lain. Sekali lagi, ini cuma kemungkinan saja lho.
2. Gaji Anda Terlalu Kecil
Penyebab kedua adalah gaji yang kecil. Mungkin biaya hidup di kota Anda tak terlalu tinggi, tapi berhubung gaji Anda kecil, jelas Anda merasa gaji tak cukup bukan? Memang ada yang berpendapat, berapa pun gaji Anda, asal bisa dikelola dengan baik, pasti cukup. Betul. Saya setuju, karena saya sendiri juga bilang begitu. Tapi, kalau Anda merasa telah mengelolanya dengan baik, tapi kok gaji Anda tetap saja dirasa enggak pernah cukup selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, maka bisa jadi gaji Anda memang terlalu kecil.
3. Kenaikan Gaji tak Sebanding dengan Kenaikan Biaya Hidup
Penyebab ketiga karena kenaikan gaji Anda setiap tahun tidak seimbang dengan kenaikan Biaya Hidup. Misalnya, gaji di keluarga Anda Rp 1 juta sebulan. Biaya hidup Anda sekeluarha juga Rp 1 juta sebulan. Sementara tahun depan harga-harga naik, sehingga biaya hidup misalnya Rp 1,3 juta sebulan. Semetara gaji Anda "hanya" naik 10 persen, menjadi Rp 1,1 juta. Jelas, kan, gaji Anda tidak cukup.
4. Uang Lebih Enak Dihabiskan daripada Ditabung
Jujur saja, dimana-mana, yang namanya uang lebih enak untuk dihabiskan daripada ditabung. Benar kan? Contohnya, kalau Anda dapat uang Rp 500 rb sekarang, pasti akan lebih enak kalau Anda membelanjakannya daripada disimpan. Bawa saja uang itu ke toko baju atau toko sepatu, pilih-pilih, beli deh.
Tapi, kalau ditabung, enggak enak rasanya. Kenapa? Karena Anda jadi enggak bisa belanja. Itulah kenapa yang namanya uang lebih enak dibelanjakan daripada ditabung. Nah, karena keenakan, membuat orang selalu menghabiskan uang di dompetnya.
Setiap kali Anda pegang uang, selalu habis. Akhirnya, ketika ada kebutuhan, Anda lantas berpikir: "Kok nggak cukup ya gaji saya?" Padahal, itu karena Anda sudah terlanjur keenakan menghabiskan uang, sehingga rasanya gaji Anda seperti tidak cukup. Padahal, mungkin saja gaji Anda sebetulnya cukup, tapi Anda terlalu menghambur-hamburkannya.
5. Karena Keinginan Tidak Ada Batasnya
Anda tahu tidak bedanya kebutuhan dan keinginan? Kebutuhan adalah sesuatu yang Anda beli karena memang Anda butuhkan, entah Anda ingin atau tidak. Sementara keinginan, adalah sesuatu yang Anda beli, walaupun kadang Anda tidak selalu membutuhkannya. Menariknya, kebutuhan seringkali memiliki batas. Sementara keinginan biasanya tidak memiliki batas.
Misalnya, setiap bulan, penghasilan keluarga Anda katakan saja Rp 1 juta. Biaya hidup yang betul-betul Anda butuhkan setiap bulan rata-rata adalah Rp 700 ribu (ada batasnya, ingat?). Sementara, barang-barang yang Anda beli karena Anda memang menginginkannya, rata-rata adalah Rp 300 ribu per bulan. Total Rp 1 juta. Sesuai dengan gaji Anda. Tapi, suatu kali, bisa saja keinginan Anda meningkat, dari yang biasanya Rp 300 ribu per bulan, menjadi Rp 500 ribu per bulan. Otomatis, penghasilan Anda jadi nggak cukup dong.
Menariknya, seringkali justru keinginan inilah yang membuat gaji kita terasa tidak cukup, karena yang namanya keinginan seringkali tidak ada batasnya, sementara kebutuhan, umumnya ada batasnya (dalam contoh diatas tadi, yaitu Rp 700 ribu per bulan). Nah, kalau Anda ingin gaji Anda cukup, sering-seringlah mengendalikan keinginan Anda yang biasanya tidak terbatas itu.
Bagaimana bapak ibu. Sudah jelas kan kenapa Anda selalu merasa gaji Anda tidak pernah cukup?.
Mengenal Lebih Jauh Fungsi Ginjal Manusia
Selain memproduksi urine, ginjal sebenarnya memiliki sejumlah fungsi yang sangat vital. Seperti mengatur keseimbangan dan komposisi cairan di tubuh, mengatur keseimbangan asam basa, mengatur tekanan darah, menghasilkan hormon eritropoetin (EPO) untuk membantu pembentukan sel darah merah serta mengatur metabolisme tulang.
Ginjal juga merupakan penyaring zat-zat yang tidak terpakai (zat buangan atau sampah) yang merupakan sisa metabolisme tubuh, menyaring darah dan menjaga keseimbangan kimiawi tubuh.
Setiap harinya ginjal akan memproses sekitar 200 liter darah untuk menyaring atau menghasilkan sekitar 2 liter sampah dan ekstra kelebihan air. "Sampah" dan ekstra air ini akan menjadi urine, yang mengalir ke kandung kemih melalui saluran yang dikenal sebagai ureter. Urine akan disimpan di dalam kandung kemih sebelum dikeluarkan saat berkemih.
Zat-zat yang sudah tidak terpakai lagi atau sampah tersebut diperoleh dari makanan yang dikonsumsi. Tubuh akan memakai makanan tersebut sebagai energi dan untuk perbaikan jaringan. Setelah tubuh mengambil secukupnya dari makanan, sisanya akan dikirim ke dalam darah untuk kemudian disaring di ginjal. Jika fungsi ginjal terganggu maka kemampuan menyaring zat sisa ini dapat terganggu pula dan terjadi penumpukan dalam darah sehingga dapat menimbulkan berbagai manifestasi gangguan terhadap tubuh. Contohnya protein sangat dibutuhkan untuk membangun semua bagian tubuh, seperti otot, tulang, rambut dan kuku. Protein-protein yang ada dalam darah dapat keluar bersama urine (bocor) bila unit penyaring ginjal glomerulus sudah mengalami kerusakan. Protein yang terkandung di dalam urine, disebut dengan albumin.
Bila kerja organ yang berbentuk seperti kacang merah dan berukuran kira-kira sebesar kepalan tangan ini sudah tidak bisa bekerja seperti semula, terapi seperti hemodialisis dan transplantasi ginjal dapat menjadi harapan baru bagi penderita gangguan fungsi ginjal.
MEREKA yang BERISIKO
Penderita diabetes
Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyebab nomor satu penyakit ginjal kronik (PGK). Dengan mengendalikan kadar gula darah risiko terjadinya kerusakan ginjal dapat dicegah.
Penderita tekanan darah tinggi (hipertensi)
Tekanan darah tinggi yang berkelanjutan dapat merusak atau mengganggu pembuluh darah halus dalam ginjal yang lama-kelamaan dapat mengganggu kemampuan ginjal untuk menyaring darah. Menjaga berat badan tetap ideal, berolahraga secara teratur, dan mengendalikan tekanan darah dapat membantu mencegah atau memperlambat perkembangan penyakit ginjal menjadi gagal ginjal.
Pelaku penyalahgunaan obat-obatan/zat tertentu
Pemakaian obat-obatan terlarang, seperti heroin atau kokain, dapat menyebabkan kerusakan fungsi ginjal yang dapat mengarah pada gagal ginjal.
Penyakit pada ginjal
Penyakit radang pada glomerulus/unit penyaring ginjal, dapat merusak ginjal, sehingga ginjal tidak bisa lagi menyaring zat-zat sisa metabolisme tubuh. Untuk mengetahui lebih lanjut, biasanya dokter akan meminta Anda melakukan serangkaian pemeriksaan lab.
Riwayat keluarga penyakit ginjal
Salah satu jenis penyakit yang bersifat diturunkan adalah penyakit ginjal polikistik, yaitu penyakit ketika jaringan normal ginjal secara perlahan digantikan oleh kista-kista berisi cairan.
Kelahiran prematur
Bayi prematur (lahir kurang dari 32 minggu kehamilan) berisiko memiliki penumpukan endapan kalsium di bagian nefron ginjal, yang dikenal dengan nefrokalsinosis. Bayi yang memiliki kondisi seperti ini memiliki risiko untuk menderita gangguan fungsi ginjal di kemudian hari.
Usia
Seiring dengan pertambahan usia, fungsi ginjal pun dapat menurun/degeneratif.
Trauma atau kecelakaan
Kecelakaan, cedera, beberapa jenis operasi, juga dapat mengganggu atau merusak ginjal.
Akibat penyakit tertentu
Penyakit-penyakit seperti penyakit lupus, anemia sel sabit (sickle cell anemia ), kanker, AIDS, hepatitis C dan gagal jantung berat dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan ginjal kronis.
Ginjal juga merupakan penyaring zat-zat yang tidak terpakai (zat buangan atau sampah) yang merupakan sisa metabolisme tubuh, menyaring darah dan menjaga keseimbangan kimiawi tubuh.
Setiap harinya ginjal akan memproses sekitar 200 liter darah untuk menyaring atau menghasilkan sekitar 2 liter sampah dan ekstra kelebihan air. "Sampah" dan ekstra air ini akan menjadi urine, yang mengalir ke kandung kemih melalui saluran yang dikenal sebagai ureter. Urine akan disimpan di dalam kandung kemih sebelum dikeluarkan saat berkemih.
Zat-zat yang sudah tidak terpakai lagi atau sampah tersebut diperoleh dari makanan yang dikonsumsi. Tubuh akan memakai makanan tersebut sebagai energi dan untuk perbaikan jaringan. Setelah tubuh mengambil secukupnya dari makanan, sisanya akan dikirim ke dalam darah untuk kemudian disaring di ginjal. Jika fungsi ginjal terganggu maka kemampuan menyaring zat sisa ini dapat terganggu pula dan terjadi penumpukan dalam darah sehingga dapat menimbulkan berbagai manifestasi gangguan terhadap tubuh. Contohnya protein sangat dibutuhkan untuk membangun semua bagian tubuh, seperti otot, tulang, rambut dan kuku. Protein-protein yang ada dalam darah dapat keluar bersama urine (bocor) bila unit penyaring ginjal glomerulus sudah mengalami kerusakan. Protein yang terkandung di dalam urine, disebut dengan albumin.
Bila kerja organ yang berbentuk seperti kacang merah dan berukuran kira-kira sebesar kepalan tangan ini sudah tidak bisa bekerja seperti semula, terapi seperti hemodialisis dan transplantasi ginjal dapat menjadi harapan baru bagi penderita gangguan fungsi ginjal.
MEREKA yang BERISIKO
Penderita diabetes
Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyebab nomor satu penyakit ginjal kronik (PGK). Dengan mengendalikan kadar gula darah risiko terjadinya kerusakan ginjal dapat dicegah.
Penderita tekanan darah tinggi (hipertensi)
Tekanan darah tinggi yang berkelanjutan dapat merusak atau mengganggu pembuluh darah halus dalam ginjal yang lama-kelamaan dapat mengganggu kemampuan ginjal untuk menyaring darah. Menjaga berat badan tetap ideal, berolahraga secara teratur, dan mengendalikan tekanan darah dapat membantu mencegah atau memperlambat perkembangan penyakit ginjal menjadi gagal ginjal.
Pelaku penyalahgunaan obat-obatan/zat tertentu
Pemakaian obat-obatan terlarang, seperti heroin atau kokain, dapat menyebabkan kerusakan fungsi ginjal yang dapat mengarah pada gagal ginjal.
Penyakit pada ginjal
Penyakit radang pada glomerulus/unit penyaring ginjal, dapat merusak ginjal, sehingga ginjal tidak bisa lagi menyaring zat-zat sisa metabolisme tubuh. Untuk mengetahui lebih lanjut, biasanya dokter akan meminta Anda melakukan serangkaian pemeriksaan lab.
Riwayat keluarga penyakit ginjal
Salah satu jenis penyakit yang bersifat diturunkan adalah penyakit ginjal polikistik, yaitu penyakit ketika jaringan normal ginjal secara perlahan digantikan oleh kista-kista berisi cairan.
Kelahiran prematur
Bayi prematur (lahir kurang dari 32 minggu kehamilan) berisiko memiliki penumpukan endapan kalsium di bagian nefron ginjal, yang dikenal dengan nefrokalsinosis. Bayi yang memiliki kondisi seperti ini memiliki risiko untuk menderita gangguan fungsi ginjal di kemudian hari.
Usia
Seiring dengan pertambahan usia, fungsi ginjal pun dapat menurun/degeneratif.
Trauma atau kecelakaan
Kecelakaan, cedera, beberapa jenis operasi, juga dapat mengganggu atau merusak ginjal.
Akibat penyakit tertentu
Penyakit-penyakit seperti penyakit lupus, anemia sel sabit (sickle cell anemia ), kanker, AIDS, hepatitis C dan gagal jantung berat dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan ginjal kronis.
Langganan:
Postingan (Atom)


